Uang
Nikmati Fasilitas Executive Lounge Bandara Khusus Buat Nasabah Ini

Nikmati Perjalanan Anda dengan Fasilitas Eksklusif Executive Lounge BRI

Perjalanan jauh seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Waktu tunggu yang lama di bandara dapat membuat perjalanan menjadi kurang menyenangkan. Namun, dengan adanya fasilitas eksklusif Executive Lounge BRI, nasabah prioritas dapat menikmati perjalanan mereka dengan lebih nyaman dan produktif.

Tingkatkan Kenyamanan Perjalanan Anda dengan Executive Lounge BRI

Tempat Bersantai yang Nyaman

Menunggu di bandara tidak lagi menjadi masalah bagi nasabah BRI Prioritas dan BRI Private. Mereka dapat bersantai di Executive Lounge yang menawarkan suasana yang lebih nyaman dan eksklusif. Lounge ini dilengkapi dengan tempat duduk yang empuk, sehingga memungkinkan nasabah untuk beristirahat dengan tenang sebelum melanjutkan perjalanan.Selain itu, Executive Lounge juga menyediakan akses Wi-Fi gratis, sehingga nasabah dapat tetap terhubung dengan dunia digital dan melakukan pekerjaan atau aktivitas lainnya selama menunggu. Tersedia pula berbagai bacaan seperti surat kabar dan majalah, sehingga nasabah dapat mengisi waktu luang dengan lebih produktif.

Suguhan Makanan dan Minuman Berkualitas

Tidak hanya tempat yang nyaman, Executive Lounge BRI juga menawarkan berbagai makanan dan minuman berkualitas bagi nasabah. Nasabah dapat menikmati hidangan lezat dan minuman segar selama menunggu jadwal penerbangan mereka. Hal ini tentunya akan membuat waktu tunggu menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan.Dengan fasilitas ini, nasabah BRI Prioritas dan BRI Private dapat merasakan perjalanan yang lebih istimewa dan berkelas. Mereka tidak hanya dapat bersantai dengan nyaman, tetapi juga dapat tetap produktif selama menunggu.

Produktivitas yang Terjaga

Selain tempat bersantai yang nyaman dan suguhan makanan serta minuman, Executive Lounge BRI juga menyediakan area kerja bagi nasabah. Nasabah dapat memanfaatkan area ini untuk melakukan pekerjaan atau aktivitas lainnya selama menunggu jadwal penerbangan.Dengan adanya fasilitas ini, nasabah BRI Prioritas dan BRI Private dapat tetap produktif dan efisien dalam memanfaatkan waktu tunggu di bandara. Mereka dapat menyelesaikan tugas-tugas penting, melakukan rapat virtual, atau bahkan melakukan persiapan untuk perjalanan selanjutnya.

Kemudahan Akses Executive Lounge BRI

Saat ini, BRI telah bekerja sama dengan lebih dari 25 Executive Lounge di berbagai bandara di Indonesia. Nasabah BRI Prioritas dan BRI Private dapat dengan mudah mengakses fasilitas ini sebelum melakukan perjalanan.Untuk dapat memanfaatkan fasilitas Executive Lounge BRI, nasabah hanya perlu memenuhi beberapa persyaratan sederhana, seperti memiliki Kartu Debit BRI Private atau BRI Prioritas yang masih aktif dan valid. Selain itu, nasabah juga mungkin perlu menunjukkan boarding pass atau tiket penerbangan mereka.Dengan kemudahan akses ini, nasabah BRI Prioritas dan BRI Private dapat dengan nyaman menikmati perjalanan mereka dan memanfaatkan waktu tunggu di bandara dengan lebih produktif dan menyenangkan.
Video: Soal Efek AI ke Ekonomi, Peraih Nobel Ekonomi Beri Saran Ini

Transformasi Teknologi: Kunci Menuju Kemajuan Ekonomi Indonesia

Ekonom senior dan penerima Nobel di bidang ekonomi, Paul Romer, menyoroti pentingnya perbaikan sistem pendidikan dan investasi teknologi sebagai kunci bagi Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi digital global. Ia menekankan perlunya kebijakan yang bijak dalam menyikapi perkembangan kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan transformasi teknologi dapat menopang produktivitas dan perekonomian Indonesia.

Menyambut Masa Depan Teknologi dengan Bijak

Mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang Unggul

Romer menekankan pentingnya investasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) atau talenta digital yang selaras dengan investasi inovasi teknologi. Hal ini penting untuk memastikan perkembangan teknologi tidak mengganggu pasar tenaga kerja. Dengan memiliki SDM yang terampil dan adaptif, Indonesia dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi.Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah memperkuat sistem pendidikan, mulai dari sekolah hingga universitas. Kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah, dengan fokus pada pengembangan keterampilan digital, pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara kebutuhan pasar dan kualifikasi lulusan.

Mendorong Inovasi Teknologi

Selain mempersiapkan SDM yang unggul, Romer juga menekankan pentingnya investasi dalam inovasi teknologi. Pemerintah harus mendorong pengembangan dan adopsi teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.Investasi dalam penelitian dan pengembangan (R&D) menjadi kunci untuk mendorong inovasi teknologi. Pemerintah dapat memberikan insentif dan dukungan bagi lembaga penelitian, universitas, dan perusahaan-perusahaan yang aktif dalam pengembangan teknologi. Selain itu, kebijakan yang mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta juga dapat mempercepat proses inovasi.

Menyeimbangkan Transformasi Teknologi dan Pasar Tenaga Kerja

Perkembangan teknologi digital, khususnya AI, dapat berdampak pada pasar tenaga kerja. Romer menekankan perlunya kebijakan yang bijak untuk memastikan transformasi teknologi tidak menimbulkan gangguan yang signifikan pada lapangan pekerjaan.Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mempromosikan reskilling dan upskilling bagi tenaga kerja. Pemerintah dapat bekerja sama dengan industri untuk mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan di masa depan dan menyediakan program pelatihan yang sesuai. Hal ini akan membantu tenaga kerja beradaptasi dengan perubahan teknologi dan mempertahankan daya saing mereka di pasar kerja.Selain itu, pemerintah juga perlu mempertimbangkan kebijakan yang mendorong penciptaan lapangan kerja baru yang selaras dengan perkembangan teknologi. Misalnya, dengan mendukung pertumbuhan sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan digital, atau dengan mendorong kewirausahaan dan inovasi di bidang teknologi.

Memperkuat Ekosistem Inovasi

Untuk mendukung transformasi teknologi di Indonesia, Romer menekankan perlunya memperkuat ekosistem inovasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini mencakup kolaborasi antara pemerintah, industri, lembaga penelitian, dan institusi pendidikan.Pemerintah dapat berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan infrastruktur, regulasi yang mendukung, dan insentif bagi pengembangan teknologi. Sementara itu, industri dapat berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan teknologi dan mendorong inovasi. Lembaga penelitian dan institusi pendidikan dapat berkontribusi dalam menghasilkan penelitian dan talenta digital yang sesuai dengan kebutuhan pasar.Dengan membangun ekosistem inovasi yang kuat, Indonesia dapat memanfaatkan transformasi teknologi untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
See More
Apa itu EPS dan Seberapa Penting Investor Saham Harus Paham?

Memahami Earnings Per Share (EPS): Kunci Sukses Investasi Saham Jangka Panjang

Dalam dunia investasi saham, memahami fundamental perusahaan menjadi aspek krusial bagi investor yang ingin meraih keuntungan jangka panjang. Salah satu indikator penting yang sering menjadi perhatian adalah Earnings Per Share (EPS) atau laba per saham. EPS dapat memberikan gambaran tentang profitabilitas perusahaan dan menjadi pertimbangan penting dalam menilai harga saham yang wajar.

Investasi Saham yang Cerdas: Fokus pada EPS untuk Hasil Maksimal

Mengenal EPS: Rasio Laba per Saham yang Krusial

EPS merupakan rasio yang menunjukkan seberapa besar keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan untuk setiap lembar saham yang beredar. Dengan mengetahui nilai EPS, investor dapat memperoleh gambaran tentang profitabilitas perusahaan dan potensi dividen yang akan diterima. Semakin tinggi nilai EPS, semakin besar pula kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, yang pada akhirnya dapat memberikan imbal hasil yang lebih baik bagi investor.Untuk menghitung EPS secara manual, investor hanya perlu memiliki dua data utama, yaitu laba bersih perusahaan dan jumlah saham yang beredar. Kedua informasi ini dapat ditemukan dalam laporan keuangan perusahaan, baik laporan kuartalan maupun tahunan. Rumus untuk menghitung EPS adalah:EPS = Laba Bersih / Jumlah Saham Beredar

Memahami Faktor-Faktor yang Memengaruhi EPS

Meskipun EPS merupakan indikator penting, perlu diperhatikan bahwa tidak selalu perusahaan besar memiliki EPS yang tinggi, begitu pula sebaliknya. Hal ini dikarenakan ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi nilai EPS, antara lain:1. Laba bersih meningkat, namun jumlah saham beredar tetap.2. Jumlah saham beredar turun, namun laba bersih tetap.3. Laba bersih naik sementara jumlah saham beredar turun.4. Penggunaan utang yang meningkatkan pembayaran bunga.Selain itu, EPS juga dapat memengaruhi harga saham di pasar. Jika nilai EPS terus meningkat, perusahaan dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan bisnis atau membagikan dividen, yang pada akhirnya dapat berdampak pada harga saham.

Menentukan EPS yang Ideal: Tidak Ada Angka Pasti, Tapi Ada Indikasi

Sayangnya, tidak ada angka pasti yang dapat dijadikan patokan untuk menentukan EPS yang "bagus". Namun, secara umum, EPS yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki laba bersih yang lebih besar dibandingkan jumlah saham beredar. Apabila nilai EPS terus bertumbuh secara konsisten, hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki profitabilitas yang solid.Investor yang ingin mempelajari analisis laporan keuangan secara lebih mendalam, termasuk cara menganalisis EPS, dapat mengikuti Kelas Cuan, Belajar Baca Laporan Keuangan dari 0, Biar Gak Salah Pilih Saham. Dengan investasi hanya Rp 50 ribu, investor dapat belajar langsung bersama Equity Analyst CNBC Indonesia dan meningkatkan kemampuan dalam memilih saham yang tepat.
See More